Fakta keamanan dunia
Fakta keamanan dunia
pada masa Perang Dunia II meliputi berbagai hal dalam kehidupan baik itu dalam bidang politik, ekonomi, budaya hingga pertahanan keamanan. Salah satu bidang pertahanan keamanan adalah dengan pembentukan persekutuan pertahanan, atau yang lebih Jerkenal dengan istilah pakta pertahanan
NATO hadir sejak 4 April 1949 dengan upaya menciptakan keseimbangan ekonomi di Eropa Tengah dan Timur setelah Perang Dunia ke-II. Pasca Perang Dunia, negara-negara besar di Eropa Barat mengalami kelelahan ekonomi dan militer.
Akibatnya, terjadi penurunan drastis terkait ekonomi dan pasokan militer. Karena hal itu pula, banyak partai komunis baru bermunculan khususnya di Perancis dan Italia.
Kemunculan partai komunis membuat berbagai kejadian politik berjalan dengan cepat. Salah satu buktinya adalah dengan kebangkitan Uni Soviet yang mendominasi semua negara Eropa bagian Tengah dan Timur.
Dengan keadaan di atas angin, berbagai negara komunis di bawah Moskow mengkonsolidasikan kendali mereka atas pemerintahan negara politik non-komunis di tahun 1948. Digerakan oleh Perdana Menteri Inggris saat itu yakni WInston Churchill, kejadian itu berimbas dengan hancurnya kesepakatan kerja sama pada masa perang.
Kejadian ini juga menyebabkan muncul daerah-daerah komunis dan nonkomunis. Contohnya di Jerman ada dua negara yakni Jerman demokratis di barat dan komunis di timur.
Pada tahun 1948, Amerika Serikat menawarkan bantuan ekonomi dalam jumlah besar ke negara-negara Eropa Barat dan Selatan yang disebut dengan Rencana Marshall. Namun, bantuan ini tak diberikan secara cuma-cuma melainkan dengan syarat kerja sama yang dinamakan dengan Traktat Brussel.
Negara yang termasuk adalah Inggris, Perancis, Belgia, Belanda dan Luksemburg yang menyimpulkan perjanjian ini sebagai pertahanan kolektif yang disebut sebagai Uni Eropa Barat. Tanpa disadari, aliansi ini adalah penyeimbang militer yang memadai bagi Uni Soviet.
Pada bulan Maret 1948, sebuah kudeta komunis di Cekoslowakia terjadi. Dengan demikian tiga negara tersebut mulai diskusi tentang skema pertahanan kolektif multilateral yang akan meningkatkan keamanan bagi negara Eropa Barat dan mempromosikan nilai-nilai demokrasi.
Tak hanya Inggris, Kanada dan Amerika Serikat diskusi ini akhirnya juga diikuti oleh Perancis, Negara Rendah (Belgia, Belanda dan Luxemburg) dan Norwegia pada bulan April 1949.
Hasil diskusi akhirnya meresmikan Perjanjian Atlantik Utara yang akhirnya dikenal sebagai Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO.
Anggota NATO
2. Belanda bergabung tahun 1949
3. Belgia bergabung tahun 1949
4. Inggris bergabung tahun 1949
5. Denmark bergabung tahun 1949
6. Islandia bergabung tahun 1949
7. Italia bergabung tahun 1949
8. Kanada bergabung tahun 1949
9. Luksemburg bergabung tahun 1949
10. Norwegia bergabung tahun 1949
11. Prancis bergabung tahun 1949
12. Portugal bergabung tahun 1949
13. Yunani bergabung tahun 1952
14. Turki bergabung tahun 1952
15. Jerman bergabung tahun 1955
16. Spanyol bergabung tahun 1982
17. Ceko bergabung tahun 1999
18. Polandia bergabung tahun 1999
19. Hungaria bergabung tahun 1999
20. Bulgaria bergabung tahun 2004
21. Estonia bergabung tahun 2004
22. Latvia bergabung tahun 2004
23. Lituania bergabung tahun 2004
24. Rumania bergabung tahun 2004
25. Slowakia bergabung tahun 2004
26. Slovenia bergabung tahun 2004
27. Albania bergabung tahun 2009
28. Kroasia bergabung tahun 2009
29. Montenegro bergabung tahun 2017
30. Makedonia Utara bergabung tahun 2020
b. Pakta Warsawa Pakta Warsawa (Warsawa Pact) merupakan perjanjian aliansi militer negara-negara komunisme di kawasan Eropa Timur. Pakta Warsawa resmi ditandatangani pada tanggal 14 Mei 1955 di wilayah Warsawa, Polandia. Uni Soviet memprakarsai Pakta Warsawa sebagai tanggapan atas pendirian Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO).
Organisasi fakta keamanan dunia
https://images.app.goo.gl/qyxgeskHJxqvtnok7Negara-negara yang menjadi bagian dalam Pakta Warsawa, yaitu Republik Albania, Republik Bulgaria, Republik Hongaria, Republik Demokrat Jerman (Jerman Timur), Republik Polandia, Republik Rumania, Republik Sosialis Uni Soviet, dan Republik Ceko. Uni Soviet memprakarsai terbentuknya Pakta Warsawa untuk menanggapi pembentukan pakta pertahanan Atlantik Utara (NATO). Kesepakatan Warsawa ini, salah satunya juga dilatarbelakangi oleh kebijakan Jerman Barat yang bergabung dengan NATO, yang bagi "Blok Timur merupakan sebuah ancaman. Pakta Warsawa memiliki dua tugas utama dan dua cabang utama. Political Consultative Committee bertanggung jawab untuk kegiatan nonmiliter, sedangkan Unified Command of Pact Armed Forces mengoordinasikan kekuatan militer dari negara anggota. Pakta Warsawa secara resmi berakhir pada tanggal 31 Maret 1991 dalam pertemuan di Praha pada 1 Juli 1991 karena semakin meluasnya gelombang revolusi demokratik di Eropa Timur dan bubarnya Uni Soviet. Hal ini juga menandakan runtuhnya komunisme di Eropa.
.
Nama: Muhammad fairus Al fatkhi
Kelas: XII IPS 5
Komentar
Posting Komentar